Website DP3AP2KB Sumatera Barat e-mail : dpppa@sumbarprov.go.id
Pengumuman

Acara Temu Teknis Organisasi Perempuan se Sumatera Barat tanggal 22 April 2019


23 April 2019 10:01:16 WIB
241 Hits
Acara Temu Teknis Organisasi Perempuan se Sumatera Barat tanggal 22 April 2019

Acara Temu Teknis Organisasi Perempuan se Sumatera Barat tanggal 22 April 2019

Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Barat Mengelar Acara "TEMU TEKNIS ORGANISASI PEREMPUAN SE SUMBAR TAHUN 2019

Organisasi Perempuan Memiliki Peran Penting dalam Pembangunan 

Padang - Rendahnya kualitas hidup perempuan akan berpengaruh pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) karena bangsa ini masih memerlukan proses pembangunan.

Pemberdayaan kaum perempuan sebagai suatu proses pembentukan kapasitas terhadap partisipasi yang lebih besar, kekuasaan dan pengawasan dalam pembuatan keputusan, agar ada persamaan derajat antara perempuan dengan laki-laki.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dalam pembukaan acara "Temu Teknis Organisasi Perempuan Se Sumbar Tahun 2019" dan Sekaligus Keynote speaker di Aula  kantor Disnaker Sumbar , Senin 22 April 2019.

Organisasi Perempuan memiliki peran sangat penting dalam pembangunan, khususnya peran dalam hal menyuarakan dan memperjuangkan hak-hak perempuan untuk kesetaraan gender. Kita menyadari tanpa ada partisipasi dukungan dari Organisasi perempuan pemerintah tidak akan mampu memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena organisasi perempuanlah yang berada di lini terdepan dalam mensosialisasikan dan mensinergikan program pemerintah; kata gubernur Sumbar. "Tentu peranya organisasi perempuan sangat penting kita contohkan skala prioritas pembangunan yaitu peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kesehatan masyarakat, percepatan penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan"jelasnya. Sejalan dengan pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional organisasi perempuan penting sebagai mitra kerja pemerintah. Gubernur menggungkapkan ada beberapa langkah dan kebijakan yang dilakukan dalam perlindungan kelembagaan dan jaringan pengarusutamaan gender, mengatur data serta partisipasi masyarakat, antara lain, meningkatkan kualitas hidup melalui bidang kesehatan, hukum ketenagakerjaan, sosial politik, lingkungan hidup dan ekonomi. " Untuk itu kita berharap orang yang duduk dalam organisasi harus benar-benar sanggup mengembangkan diri untuk menjalankan kegiatan organisasinya,"ucap Irwan Prayitno.

"Hal itu tentu akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas kemandiriaan organisasi, sehingga nantinya akan mampu melaksanakan program pemberdayaan perempuan lebih terintegratif berkesenambungan di seluruh aspek," tambahnya.

Dalam laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Sumbar Besri Rahmad menyampaikan , bahwa tujuan acara temu Teknis Organisasi Perempuan ini bertujuan untuk meningkatkan peran dan eksistensi organisasi perempuan dalam mewujudkan pembangunan yang responsif gender dan meningkatkan efektivitas serta optimalisasi kinerja organisasi perempuan sebagai mitra pemerintah dalam mensukseskan pembangunan.

Tentunya pembangunan suatu daerah perlu dukungan dari berbagai unsur dalam hal ini perempuan mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam pembangunan daerah, sama halnya juga menikmati hasil dari pembagunan suatu daerah, disinilah letak kesamaan gender antar laki -laki dan perempuan. " Dengan adanya acara ini peserta diharapkan mampu meningkatkan kaum perempuan dalam mengembangkan potensi diri se optimal mungkin dan saya berikan apresiasi penghargaan kepada panitia yaitu DPPPA, BKOW dan Organisasi Perempuan lainnya atas terlaksananya kegiatan ini "ucap Besri Rahmad" " Kami mengajak agar peserta dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh dan mengimplentasi di organisasi masing-masing ."tukasnya. Acara tersebut dihadiri Gubernur Sumbar Kepala Dinas PPPA  se Sumbar, Ketua dan pengurus BKOW, GOW se Sumbar undangan dan peserta yang berjumlah 120 peserta