Website DPPPA Sumatera Barat e-mail : dpppa@sumbarprov.go.id


GUBERNUR CANANGKAN KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB) TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT


28 Apr 2016
306 Hits

GUBERNUR CANANGKAN KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB) TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno membuka Kegiatan Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) Tingkat Provinsi Sumatera Barat di RW 17 Kelurahan Parupul Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (01/03). Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Wendy Hartanto, Forkopimda Sumatera Barat, Kepala Perwakilan BKKBN Sumatera Barat Nofrijal, Wakil Walikota Padang Emzalmi, Tim Penggerak PKK Sumatera Barat, SKPD se-Sumatera Barat, Ketua LPM Novi Sastra, Tokoh Masyarakat dan Para Kader dan Penggiat Program KB.

Novi Sastra yang merupakan Ketua LPM mengatakan “saat ini terdapat dua Kampung KB di Provinsi Sumatera Barat, yakni di Kabupaten Padang Pariaman, dan Kampuang Pasia Muaro Gantiang Parupuk Tabing, Kota Padang. Terimakasih kami ucapkan kepada pemerintah yang telah memilih kampung kami dalam Program Kampung KB. Harapannya semoga program ini dapat merubah strata kehidupan masyarakat serta meningkatkan ekonomi masyarakat”.

Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN Wendy Hartanto berpesan agar  Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Padang dapat memberikan dukungan kepada Program KB dan dapat bekerja sam adengan Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat guna  berjalannya Program Pengendalian Penduduk melalui Program KB, revolusi Mental, dan Pemanfaatan Kondisi Geografis.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan untuk Kota Padang mempunyai target memiliki Kapung KB disetiap Kecamatan Nantinya.

Selain itu, Irwan Prayitno mengatakan “kalau kita ingin sukses dalam Program Keluarga Berencana (KB) maka datangilah masyarakat yang terpencil, terisolir kurang mampu dan yang berada di daerah pesisir”.

Selain itu Gubernur Sumatera Barat juga menjelaskan bahwa saat ini Program Kampung KB sangat terpadu. “Kampung KB tidak lagi hanya mengurusi atau pencegahan mengenai 2 anak cukup, tetapi program KB sangatlah terpadu dengan mencakup perekonomian, kesehatan, infrastruktur, perikanan, dan perdagangan”.

Keberhasilan dan kegagalan program KB  ini dipengaruhi oleh pengetahuan masyarakat tentang program KB tersebut, untuk itu mari kita sadarkan masyarakat melalui keluarga-keluarga kita, kita ajak mereka untuk melakukan hal positif dan kita lakukan sosialisasi untuk menumbuhkan pengetahuan masyarakat, tambah Irwan Prayitno.

» Berita Terkait


Back to top